OS Blackberry 10

Research In Motion (RIM) mengatakan bahwa mereka siap untuk memberikan lisensi sistem operasi terbaru BlackBerry 10 kepada produsen lain, bahkan mereka mempercepat untuk mengeluarkan perangkat mereka dengan OS BlackBerry 10 pada awal tahun depan.

Platform terbaru ini sedang memasuki pengujian tahap akhir, dan RIM saat ini sedang mempertimbangkan bagaimana perusahaan lain mungkin dapat menggunakannya dalam berbagai produk, sebagaimana dikatakan oleh CEO RIM Thorsten Heins. Blackberry 10 dibentuk pada perangkat lunak yang disebut QNX, yang digunakan dalam mobil, reaktor nuklir dan pesawat tanpa awak (drone).

“QNX telah dilisensi di sektor otomotif, kami dapat melakukannya dengan BB10 jika kami menginginkannya,” ujar Heins, yang telah mulai membawa telepon BB10 untuk keperluannya sendiri, dalam sebuah wawancara di kantor pusat Bloomberg di New York. “Platform ini dapat dilisensikan.”

BB10, yang telah memperbaiki Web browser dan kemampuan untuk berpindah dari aplikasi ke aplikasi lain saat telepon ini sedang beroperasi, adalah sebuah pijakan pertama dari upaya RIM untuk mengambil kembali pangsa pasar dari Apple Inc. dan Google Inc. Memberikan lisensi software ini kepada produsen lain mungkin dapat meningkatkan keyakinan para investor kepada OS ini. Saham RIM langsung melonjak 13 persen pada tanggal 8 Agustus setelah Jefferies & Co berspekulasi bahwa Samsung Electronics mungkin akan membeli lisensi BB10.

Setelah naik selama enam hari berturut-turut naik, saham perusahaan asal Waterloo, Ontario, Kanada itu akhirnya turun 2,7 persen ke level USD8,07 pada saat penutupan perdagangan di NewYork. Saham RIM telah kehilangan nilai hingga 95 persen dari harga tertinggi di pertengahan 2008.

Penjualan dan harga blackberry yang merosot

Penjualan BlackBerry secara Global anjlok 43 persen di kuartal terakhir. Jajaran produk RIM yang sudah tergolong lama gagal menandingi daya tarik konsumen dari ponsel Android dan iPhone-nya Apple. Heins yakin BB10 akan mengubah nasib RIM.

“Kami berada di sini untuk menang,” katanya. “Kami di sini bukan untuk memperjuangkan tempat ketiga maupun keempat.”

BlackBerry 10 merupakan awal yang baru bagi RIM, yang telah meninggalkan software lama mereka untuk membentuk OS terbaru ini. Susunan yang baru ini akan menggunakan teknologi dari QNX Software System yang telah mereka akuisisi pada 2010 dari Harman International Industries Inc dengan harga pembelian USD200 juta. Dasar dari software ini telah digunakan oleh banyak perusahaan mulai dari Cisco Systems Inc, General Electric Co sampai Caterpillar Inc.

Visi Heins terhadap RIM, perusahaan itu akan memperluas cakupan perangkat-perangkat mereka di luar Smartphone BlackBerry dan tablet Playbook ke daerah lain dari kamputasi mobile, dan ke hal yang dia sebut komunikasi mesin-ke-mesin.

“Smarthpone merupakan bagian dari bisnis kami, tapi kami mencari jalan melampaui ini,” ujar Heins.